Siska : Aku duduk di tepi ranjang, menatap undangan itu. Lagi! Beberapa kali aku berencana menengok kembali Andra, tapi harus gagal. Karena Tente Dela yang tiba-tiba datang, juga Om Rahadi yang mulai sering libur kerja dan memilih menjaga Andra di rumah sakit. Pernah aku sudah hampir masuk ke ruangan Andra, Tante Dela ada di belakangku. Perhitungan yang salah! Akhirnya aku harus terus berjalan melewati kamar Andra. Lalu pernah saat aku sedang menunggu di mobil, tiba-tiba Dicky datang memberitahukan kalau Om Rahadi tidur di kamar Andra. Arghh, aku putus asa! Aku pun enggan kembali ke rumah sakit lagi. "Besok tanggal pernikahan kita, Andra!" Aku mencium undangan itu lekat-lekat. "Harusnya sekarang kita sedang bahagia, menyambut pernikahan dan menanti kelahiran anak kita." Aku mengelus pe

