Siska : Aku mengguyur tubuh dengan segayung air. Dingin menusuk seluruh kulit. Kulanjutkan dengan memakai sampo, sabun lalu menggosok gigi. Setelahnya, kubasuh kembali kepala sampai kaki dengan beberapa gayung air, hingga merasa ... ya sedikit lebih bersih. Rutinitas mandi singkat, aku lakukan hanya dalam waktu kurang dari sepuluh menit. Jika tidak .... "Buruan, Siska! Udah siang, nih! Awas airnya abis!" teriakan diiringi gedoran pintu. Ya, di sinilah aku. Sebuah rumah yang dihuni oleh banyak perempuan. Rumah besar yang terdiri dari dua puluh kamar, satu dapur dan dua kamar mandi. Itulah sebabnya setiap hari aku harus berlomba-lomba bangun lebih dulu dari yang lain, jika tidak resikonya aku kesiangan dan kehabisan jatah air mandi. "Iya, bentar!" seruku. Kemudian membuka pintu. Setelah

