Siska : Sempurna! Ya, Andra sudah membuat tours pertamaku terasa begitu sempurna. Dimulai dari saat dia mengantarku sampai depan bus. Celotehan dan godaan teman-temanku, yang langsung terlihat setelah kami turun dari mobil. Ah, tidak! Resiko memiliki lelaki sempurna seperti dia. Yups, Andra memakai celana bahan hitam, kemeja biru dongker dan dasi hitam belang biru, senada dengan pakaiannya. Tanpa jas, mungkin dia tinggal di kantornya. Aku sendiri yang memilihkan pakaian kerjanya, tapi aku malah mencelanya juga. Kamu terlalu tampan dengan pakaian itu Andra, sampai membuat aku harus tutup telinga dari ocehan teman-temanku. Lalu dia yang setia menunggu sampai aku naik bus dan pergi meninggalkan kampus, beserta ciuman di keningku. Berhasil! Kamu berhasil membuat aku malu Andra. "S

