"Rin, kamu lebih penting dari apapun! Jelas itu," kata Brian. "Jika aku penting, apa kamu bisa menjelaskan semuanya ke publik?" tanya Airin. "Oke, bakal aku jelasin! Tapi, nanti. Kita harus diskusi. Aku nggak bisa ngambil langkah sendiri, karena ini menyangkut dengan agensi," kata Brian. "Jadi, tolong tunggu! Sebentar saja, aku bakal jelasin semua," kata Brian. "Kamu yakin?" tanya Airin tak percaya. Brian mengangguk. Nyatanya ucapan Brian tak membuat hati Airin tenang. Dia dalam posisi yang sulit. Jika dia mengakui bahwa berita itu adalah bohong. Menjelaskan pada publik jika Viola adalah perempuan nggak benar, sudah dipastikan nasib agensi dia dalam bahaya dan buruk. Airin beranjak dari duduknya. "Sudah jelas jawabannya," ujar Airin. "Aku harus pergi sekarang," katanya. Airin melih

