PART 57 - Bukan Akhir Kisah Kita

1832 Kata

Randi membuka matanya, sedikit bingung karena tidak menemukan Rasaya di sampingnya. Biasanya Randi bangun lebih dulu daripada Rasaya. Laki-laki itu mencuci wajahnya dengan cepat dan keluar dari kamar. Sedikit kaget mendengar suara barang jatuh dari arah dapur. "Apa 1dengan erat, "Selamat ulang tahun, Randi," ujar Rasaya dengan keras. Randi mendesah pelan, baru ingat bahwa hari ini adalah ulang tahunnya. Beberapa tahun ini, Randi tak ingat hari ulang tahunnya sebelum seseorang memberitahunya. Randi selalu menganggap hari ulang tahunnya bukanlah hal yang harus dirayakan. Randi juga selalu menolak ketika pamannya menawarkan akan merayakan ulang tahun Randi bersama orang-orang perusahaan. Selama ini Rasaya tak pernah mengucapkan selamat ulang tahun padanya. Bahkan saat ia masih kecil, pere

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN