Rasaya tak pernah melihat kedua orang tuanya tampak sangat bahagia seperti sekarang. Mata ibunya bersinar, bibirnya tak berhenti tersenyum sejak dua puluh menit yang lalu. Sedangkan ayahnya, meskipun tidak tersenyum lebar seperti ibunya, Rasaya tahu ayahnya tak kalah senang dari ibunya. Rasaya tak pernah melihat mereka tersenyum begitu lebar akhir-akhir ini. "Kau tidak akan berubah pikiran, kan?" tanya Helen memastikan berulang kali apa yang Rasaya katakan sepuluh menit yang lalu. "Mami ingin aku berubah pikiran?" cetus Rasaya dengan wajah kesal. Helen menggelengkan kepalanya kuat, lalu menatap Randi yang duduk di sebelah Rasaya. "Apa yang kau lakukan hingga Rasaya mau menikah denganmu, Ran?" Melihat Randi tersenyum mencurigakan, Rasaya takut laki-laki itu akan menceritakan apa yang me

