Setelah pembicaraan di meja makan tadi pagi, Rasaya mengunci diri di kamar. Randi terus berpikir ulang untuk mengetuk pintu kamar Rasaya, tapi ia tak pernah melakukannya. Randi pun memutuskan untuk pergi ke pantai sendirian. Rumah Herman memang dekat dengan pantai, hanya berjalan tak lebih dari sepuluh menit, kaki Randi sudah menapakkan kakinya di pasir halus di pantai itu. Randi sudah berjalan cukup lama ketika ia melihat seseorang perempuan duduk di pasir sambil merokok. Ketika mengenali perempuan itu, Randi segera berlari dan membuat perempuan itu terkejut ketika Randi merebut rokok itu dari tangannya. "Sudah kubilang jangan merokok lagi, Rasaya! Kenapa kau tidak pernah mendengarkanku? Sejak kapan kau merokok? Siapa yang mengajarimu? Apa Araf, laki-laki berengsek itu yang mengajarimu

