Selamat membaca~ - Sekembalinya Sena dari membeli makanan, ia kembali duduk dan bergabung dengan teman-temannya. Suasana dingin tiba-tiba ia rasakan saat kembali bergabung. Semua tatapan yang diberikan pun tampak mengintimidasinya. Joyra menatap Sena dengan sinis, membuat Sena menatap temannya satu persatu. “Kenapa sih? Kaku banget kayak batu.” Ucap Sena dengan menyeruput minuman yang dibelinya. “Pengen banget gue geplak kepala lo, tapi nanti gue dimarahin sama pacar lo lagi.” Sahut Joyra yang berhasil membuat Sena tersedak karena terkejut. Galen yang duduk disamping Sena pun dengan sigap menepuk punggung Sena, mencoba untuk membantu meredakan batuk Sena. “Ngomong apa sih?” balas Sena yang mencoba untuk mengalihkan pembicaraan. Adnan yang gemas p

