Lyana meletakkan ponsel di sisi meja, kemudian membaringkan diri di sisi ranjang. Jeffrico baru saja menghubunginya. Dia bertanya apakah Lyana baik-baik saja atau tidak. Mungkinkah itu insting seorang ayah? Semenjak hubungan Lyana dan Jeffrico membaik, ada saat-saat di mana tiba-tiba Jeffrico menghubungi Lyana hanya untuk bertanya kabar dan keadaannya. Lucu memang. Ini adalah hal-hal yang seharusnya dilakukan orang tua pada anak remajanya, yang bisa saja menyeleweng. Jeffrico terlambat beberapa tahun untuk melakukan semua ini. Tetapi sayangnya, Lyana bahagia. Dia sangat senang mendapatkan perlakuan seperti ini dari ayahnya. Hanya sekadar basa-basi sederhana. Hanya sekadar pertanyaan dangkal. Tetapi, hal-hal itu memberi arti yang sangat besar. Seolah-olah lubang besar yang Lyana alami dal

