Kejutan dari Frank

1361 Kata

"Aku tak ingin pernikahan ini!" Lyana menangis sesenggukan, mencurahkan kecemasannya pada Irina, satu-satunya teman dekat yang ia miliki. "Lyana sayang, kau sudah membicarakan ini pada keluargamu?" tanya Irina hati-hati. Siang ini, mereka bertemu di sebuah taman. Hari ini lumayan sepi, mungkin karena bukan hari libur. Angin berhembus pelan, melambaikan rambut mereka. Irina adalah seorang wanita muda dengan rambut merah seperti Lyana dan bermata biru. Sekilas, wajah mereka hampir sama. Hanya saja, yang membedakan mereka adalah aura bawaan. Jika Lyana terkesan lembut dan tertutup, Irina terkesan aktif dan mudah bergaul. Kemiripan wajah inilah yang membuat mereka dekat semenjak berada di collage. Semua orang saat itu terkejut mendapati dua orang pelajar dengan wajah yang sangat mirip.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN