"Hasan memang laki-laki yang baik. Bahkan tidak segan-segan membicarakan tentang dirinya yang tidak punya ayah." Embun menceritakan kejadian tadi siang pada ayah dan ibu. Arkana yang lebih dulu mendengar hal itu pun hanya menyahuti seperlunya. Ia masih terguncang kala mendapatkan sapu tangan yang sama persis seperti pemberian dari sosok masa lalu. Setelah mengubrak-abrik barang-barang di masa-masa itu, ia bertemu Queensha dan bersikap biasa saja. Sang istri bertanya, sedang apa ia berada di ruang bawah tanah? Dengan entengnya Arkana menjawab tidak sedang melakukan apa pun. Tidak lama berselang, keluarga kecil Arkana makan siang bersama. Sang gadis kecil pelengkap keluarga pun kembali mengungkapkan pengalamannya tadi. Queensha sangat tertarik mendengarkan curhatan anak gadisnya mengenai

