BAGIAN 33

1149 Kata

"Hasan, terima kasih untuk saputangannya. Aku senang noda dibaju ku jadi tidak susah dibersihkan, semua berkatmu," kata Embun kala Hasan baru saja datang seraya menatap binar. Bocah laki-laki itu membalas tatapan matanya yang tengah berbinar senang. Bibir keriting kemerahannya pun melengkung singkat seraya mengangguk. "Oh yah, aku ingin mengembalikannya," ucap Embun lagi lalu sibuk mengobrak-abrik tas ranselnya. "Em? Ke mana perginya saputangan itu? Aneh, se-ingatku... aku sudah memasukannya ke tas. Apa mamah mencucinya?" tanya Embun, terus me-racau seorang diri. Hasan yang berada di sebelah hanya memperhatikan tanpa niatan buka suara. Ia juga tidak mengganggau atau menanggapi ucapan teman se-mejanya ini. Belum sempat Embun mengatakan sepatah kata lagi, tiba-tiba saja bel masuk berden

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN