BAGIAN 26

1124 Kata

"Mas Elang? Mau sampai kapan terus kerja seperti ini? Bukankah semalam kalian baru saja menggelar pesta?" Wanita berambut sepinggang datang ke ruang kerja Elang di mansion seraya membawa minuman hangat dan camilan kecil di atas nampan. Ia berjalan mendekat dan meletakan kedua barang tadi di atas meja sang tuan muda pertama. Iris berlensa hitam legam itu tak pernah luput dari wajah tampan pria itu. "Masih banyak hal yang harus dikerjakan. Kami mengadakan pesta, bukan tidak ada pekerjaan yang tertunda, kan? Maaf merepotkan mu lagi, Anggun," balas Elang melirik singkat wanita bernama Anggun tadi sekilas dan kembali pada dokumen-dokumen di tangannya. Anggun menghela napas kasar, lalu berjalan menuju sofa panjang tidak jauh dari meja kerja. Ia melipat kaki elegan, tanpa mengalihkan pandanga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN