Sorry 25

862 Kata

"Karena.. karena kamu daddy nya," cicitku takut- takut. "Oh ya? Kamu yakin itu bukan anak Joe, si fotografer itu?" tanya Hans dengan smirk tersungging di bibirnya. "Bukan!" bantahku. "Kumohon jangan tolak anakmu Hans. Kamu boleh menolakku tapi jangan menolak anakmu karena kamu akan menyesal nanti," aku menatap Hans dengan mata berkaca- kaca. Hans masih diam saja mendengar pernyataanku barusan. Entah apa yang dia pikirkan kali ini aku tak bisa merabanya. "Mungkin caraku kemarin salah. Aku menemuimu dengan berperilaku seperti j****g tapi sungguh bukan itu maksudku," aku terisak membuat Joane mengeratkan pegangannya pada kakiku. Aku tahu dia ketakutan tapi aku harus melakukan sandiwara ini untuk mengambil hatinya kembali. "Kupikir kamu masih seperti dulu yang suka wanita seksi dan menggo

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN