Sorry 22

818 Kata

"Aku bilang juga apa? Bos kamu itu suka sama kamu," kata Faira sesampainya di dapur. Reyna mengambil cangkir di kabinet dan selanjutnya menyeduh kopi di cangkir itu. "Belum tentu, Ra! Bisa aja..." "Ngelak aja terus sampai tuh kopi bisa jadi s**u!" Faira memotong perkataan Reyna. "Emang dia jenguk semua anak bawahannya yang sakit? Enggak kan?" Setelah mengucapkan itu Faira berjalan keluar dari dapur dengan membawa 2 toples yang berisi biskuit dan keripik kentang. Reyna menghela napas setelah kepergian Faira. Hatinya pun berkata demikian, Brandon tertarik padanya. Tapi logikanya menolak, hanya pria bodoh yang menyukai seorang single parent seperti dirinya. Dengan membawa empat cangkir kopi, Reyna kembali ke ruang tamu merangkap ruang keluarga. Apartemen mereka hanya apartemen sederhan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN