Jangan lupa tekan LOVE dan komentar yang banyak ya :) Happy reading *** Makan malam hari itu diakhiri dengan begitu manis. Uli ingat Danar sempat memujinya meskipun pakaian yang ia kenakan hanya pakaian sederhana. "Aku udah bilang belum, ya?" tanya Danar. Uli mengernyitkan dahinya. Melihat itu Danar mengerti kalau Uli sedang kebingungan. "Aku mau bilang kalau kamu cantik malam ini," ucap Danar sambil tersenyum. Jantung Uli berdetak lebih cepat. Danar pintar sekali membuatnya terbawa perasaan. Bahkan selama mereka jalan bersama, Danar sangat posesif. Ia tidak suka laki-laki lain melirik Uli dengan penuh rasa kagum. Lebih tidak suka lagi ketika Uli tersenyum ramah pada semua makhluk berjenis kelamin laki-laki. "Makan yang banyak! Biar nggak kurus." Perintahnya ketika melihat Uli

