“Kamu mau makan sekarang mas?” tanya Gemintang. Setidaknya mereka butuh asupan energi untuk menghadapi semuanya. “Iya mau tapi kamu suapin,” jawab Banyu dengan manja. Gemintang menggeleng tetapi tetap berjalan menuju wastafel untuk mencuci tangan. Gemintang menyuapi Banyu yang makan dengan lahap bergantian dengan dirinya hingga dua box nasi Padang telah mengisi perut mereka. “Alhamdulillah,” ucap keduanya apalagi Banyu mengakhirinya dengan sendawa. “Jorok kamu mas,” sindir Gemintang dan Banyu terkekeh. Janji Gemintang untuk bersama Banyu benar adanya, anggap saja ini hanyalah cobaan di awal pernikahan. Ternyata takdir selucu ini. Saat dirinya siap untuk menikah dengan Banyu, mereka ditimpa masalah yang berat. Namun, sisi hati Gemintang sedikit merasa lega, bahwa di luar sana Banyu te

