Rasanya perutku terasa sakit sekali sekarang. Aku meringkuk dalam kantong tidurku sambil menahan kesakitan. Entah kenapa, rasa sakit di perutku menyentakku hebat sejak semalam. Apa mungkin karena aku menelan banyak air danau saat aku tenggelam? Aku menyeka peluh yang tercipta karena sakit di perutku. Sungguh, rasanya seumur-umur aku belum pernah merasakan sakit yang semacam ini. “Kamu kenapa, Ta?” Aku mencoba membuka mataku sekilas saat suara Kak Wulan menyapaku. “Nggak tahu, Kak. Perut saya sakit sekali,” kataku terbata. Kak Wulan menatapku cemas. “Kita ke rumah sakit saja kalau begitu. Mungkin kemarin kamu terlalu banyak meminum air danau, Ta. Kamu tahu sendiri air danau itu kotornya nggak karuan,” gumam Kak Wulan sambil membantuku menyeka peluh yang terus mengalir di wajahku. Ke

