Kanaya P.O.V "Siang sayang!!" Mata ku menengok ke arah pintu, ternyata ada Mas Arsen yang datang dengan nampan ditangannya. Dia sudah memakai baju santai dan diwajahnya juga terlihat senyuman lebar yang membuatnya lebih tampan berkali-kali lipat. "Siang mas! Haish kamu jadi repot, tau gini kan mending aku aja yang samperin kamu." ucapku pelan. "Enggak repot tau, kamu kan calon istri mas. Ada yang bilang ya, rejeki suami itu bakalan lancar kalau bikin istri selalu bahagia. Nah kan mumpung masih calon jadi mas harus buat kamu bahagia dari sekarang biar rejeki mas berlimpah!" jawbanya yang membuatku tertawa. "Mas, kalo kamu lupa kamu udah kaya btw!" ujarku. "Iya tapi itu kan uang mama papa bukan uang mas sendiri. Uang mas mah ga ada tuh 10 persen harta Gumilar. Palingan baru lima persen

