44. Rindu Dan Cemburu

1104 Kata

Sore yang begitu indah, Fatwa tengah menanti di depan rumah kedatangan saudarinya yang tidak lain adalah Lisa. Padahal dia sudah menyuruh Lisa untuk tidak datang, tetapi karena ngotot diapun tidak bisa melarang lagi. Dan suaminya Lisa juga setuju karena keadaan Lisa sudah baik dan boleh melakukan perjalanan panjang. Begitu muncul mobil milik suami Lisa, Fatwa langsung menyambut dengan suka cita. "Hey, Fatwa. Ya ampun… Keponkanku cantik sekali. Semoga nanti anakku juga secantik Aurel, " pekik Lisa langsung mencium Aurel Aurel. "Bagaimana kabarmu? " tanya Fatwa langsung memeluk Lisa. "Baik, nyatanya suamiku mengizinkan aku kemari," jawab Lisa riang. "Itu karena dia terus merengek sepanjang hari, " sindir Ihsan. Semua tertawa, termasuk Fatimah yang sedari tadi hanya menyimak ob

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN