35. Mengejar Cinta Fatwa

1131 Kata

Karena di samping rumah sakit merupakan pangkalan taksi, kali ini Fatwa tidak berniat memanggil taksi online karena butuh waktu lagi untuk menunggu kedatangannya. Akan tetapi, begitu keluar dari gerbang sudah ada taksi yang berhenti di depannya. Tanpa menunggu lama, Fatwa langsung masuk saja. "Pak, nanti mampir ke supermarket dulu ya!" pinta Fatwa. Sopir taksi tersebut hanya mengangguk dan langsung melajukan taksinya dengan perlahan. Sepanjang perjalanan hanya sunyi saja, biasanya seorang sopir taksi yang pernah dia temui akan bertanya alamat mana yang dituju. Atau sekedar basa - basi apalah. Tetapi sopir taksi yang ini sangat misterius. Memakai topi dan juga masker, anehnya lagi memakai jam tangan mewah yang sangat mustahil seorang sopir taksi bisa membelinya. "Stop! Aku mau berhenti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN