49. Malam Pertama Gaduh

1076 Kata

Ketika melihat Fatwa yang memeluk Aurel, Dimas baru menyadari kesalahannya. Dia tadi memang sudah keterlaluan. Entah kenapa hatinya panas sekali. Dimas mendekati Fatwa, tetapi istrinya menunjukkan wajah ketakutan. Ingin meminta maaf juga lidahnya seolah terkunci, akhirnya Dimas pergi dan meninggalkan Fatwa menenangkan diri terlebih dahulu. Malam ini dia berniat untuk meminta maaf. Dimas yang lelah dan juga pikiran berkecamuk menyesali perbuatan tadi langsung merebahkan diri di dalam kamarnya sendiri. Akhirnya dia ketiduran, bahkan ketika adzan dzuhur berkumandang dia tidak mendengar dan masih terlelap. Sedangkan Fatwa yang melihat situasi itu memanfaatkan kesempatan untuk mengambil makanan dan juga cadangan s**u untuk Aurel malam ini. Dia sudah berniat tidak akan keluar setelah ini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN