Devan menggeliat di kasurnya yang berlapiskan seprai cokelat pekat. Perlahan, ia membuka matanya dan foto gadis itu yang pertama terlihat. Foto saat gadis mungilnya sedang tersenyum manis sambil memegang novel hadiah darinya. Cinta pertama, dan ia ingin menjadikannya cinta terakhir jika bisa. Dengan malas, Devan beranjak dari kasurnya ketika ia mendengar lagu Leave All Out The Rest milik Linkin Park mengalun di ponselnya yang tergeletak di meja sudut kamar. “Dev, lo masih hidup kan?” Terdengar suara Ethan dari seberang sana. “k*****t lo, apaan sih pagi-pagi gini gangguin gue tidur.” Ethan tertawa. “Cuma ngetes doang, kali aja lo hilang akal lompat dari jendela apartemen lo.” “Ini sudah setahun lho, Than, dan lo masih tetap sama gilanya kayak tahun lalu.” D

