M a s C a p t a i n "Kamu jangan banyak gerak dulu, Iona. Kalo mau apa-apa, minta tolong sama Arkan, ya?" Ucap Sari. Iona mengangguk patuh sembari mengulum senyum. "Iya, ma." Ucap Iona. Sari tersenyum kepada Iona. Wanita itu kemudian menatap sang anak yang berdiri di samping Iona. "Arkan, inget apa yang mama bilang. Iona lagi sakit, jagain dia, perhatiin dia, jangan sampai menantu kesayangan mama, kenapa-napa." Ucap Sari memperingati. Iona tersenyum kecil, nyatanya aku menantu kesayangan hahaha tertawa jahat. Arkan hanya mengangguk. "Yaudah, kalo gitu lanjutin lagi olahraganya." Ucap Sari sembari tertawa kecil. Iona terkejut, ia kemudian tersenyum canggung. Bisa modyar gue Pak Arkan gak bisa santai kek di pantai. "Hahaha, bang Arkan, kak Iona! Babybong di tunggu haha" Celetuk

