37

1191 Kata

M a s C a p t a i n 07.30 wib Selesai mandi, Iona bercermin sembari mengeringkan rambutnya dengan handuk. Iona sedikit membungkukkan tubuhnya. Memandang sebuah tanda merah di lehernya. "Ck, ada ginian lagi." ucap Iona dengan jengkel pada kissmark di lehernya. Iona menghela napasnya kasar. "Gara-gara pak Arkan nih! Ngasih cupang sekaligus tiga." Ucapnya sembari duduk di kursi rias. Iona menatap wajahnya di cermin, ia kemudian mengulum senyumnya. "Pak Arkan udah cinta sama gue? Fiks dia udah cinta sama gue valid no debat no asemm," ucap Iona diakhiri kekehan. Cklek Pintu terbuka menampakkan Arkan. Iona langsung duduk tegap dan merubah ekspresinya secepat kilat. Arkan melangkah mendekat ke arah Iona. Iona memutar kedua bola matanya saat melihat Arkan berdiri di belakangnya dari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN