49

1773 Kata

M a s C a p t a i n -Kantor Iona merenggangkan otot-ototnya setelah tiga jam fokus mengerjakan tugas kantor. Ia mengucek kedua matanya. Aku tadi goyang yang..yang..yang..yang.. Iona mengambil handphone dari dalam tas, ia melihat nama si penelpon lalu mengangkat panggilan dari Arini. "Halo ma? Mama udah mau pulang?" "Belum bisa. Masih ada urusan bisnis di Malaysia, dan sekarang mau take off kesana." Raut wajah Iona berubah sedih, "yaudah mama sama papa hati-hati." "Kamu juga" "Oh iya--" Tut..tut..tut.. Belum sempat Iona berbicara lagi, sambungan telah diputus oleh Arini. Sesingkat itu obrolan mereka. Seperti bukan layaknya ibu dan anak. Iona menghela napasnya lalu menaruh handphone ke dalam tas. "Duh haus nih gue." Gumam Iona. Iona bangun dari duduknya lalu beranjak ke pantr

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN