52

1211 Kata

M a s C a p t a i n "Mohon maaf bisa dilepas? Kamu kalo masih mau disebut manusia jangan nempel kayak ulet bulu, ya!" Ucap Iona dengan tatapan tajamnya. Sharon segera melepaskan cekalan nya saat Iona berkata seperti itu. "Maaf Iona." Sharon tersenyum kecil. Iona terdiam, menelisik wajah Sharon yang nampak sedikit pucat, namun ia segera mengabaikannya. "Ar, please.." Ucap Sharon dengan wajah memohon. Sikap dingin Arkan membuat Sharon sedih. Tapi tak salah bukan, Arkan bersikap seperti itu kepada orang yang sudah menghianati kepercayaannya? Iona memutar bola matanya jengah, "lo gak denger apa yang barusan suami gue bilang?" "Seben--akh!" Rintih Sharon sambil memegangi perutnya. Arkan dan Iona menatap Sharon bingung, saat wanita itu kesakitan. Menyadari jika itu adalah salah sat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN