53

1695 Kata

M a s C a p t a i n -06.30 wib Sarapan kali ini terasa sunyi. Iona dan Arkan tidak saling membuka obrolan sedari tadi. Arkan melirik Iona yang makan sambil menundukkan kepalanya. Apa istrinya itu tidak pegal? Sedangkan Iona, menghela napasnya melihat makanan miliknya masih banyak. Dirinya sedang tidak mood untuk makan. Arkan meneguk air kemudian beranjak dari duduknya menuju dapur. Iona melirik Arkan sekilas dan kembali tak peduli. Beberapa menit berlalu, Iona kembali melirik Arkan yang berjalan menghampirinya dengan segelas s**u ditangannya. Arkan duduk di kursi samping Iona, menaruh gelas ke meja lalu menatap Iona. "Mau saya suapin?" Tawar Arkan saat melihat makanan Iona masih banyak. Iona menggelengkan kepalanya malas. Tangan Arkan terangkat mengusap kepala Iona. "Kamu boleh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN