54

1794 Kata

M a s C a p t a i n Arkan dengan santai tanpa beban berjalan sambil terus menggenggam tangan Iona menuju suatu tempat. "Ini mau kemana sih?!" "Ikut aja." Iona mendengus, matanya melirik beberapa karyawati yang tengah menatapnya sinis. Tanpa Iona sadari, para karyawati langsung memulai pergibahan. Tentunya secara diam-diam. "Gue heran, tuh anak magang kok sering berurusan mulu sama Pak Arkan ya? Ngapain coba dia." "Genit kali dia. Suka ngegodain Pak Arkan. Cantik kagak, cantikan juga gue." "Tau gak resep gue liatnya." "Geli ples jijik, keliatan murahan banget gak sih?" "Jalang bertebaran dimana-mana oops!" Iona menghela napasnya, sudah pasti dirinya jadi bahan omongan ini mah. Tak berlangsung lama, mereka sampai di depan sebuah ruangan. Iona menghentikan langkahnya membuat A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN