M a s C a p t a i n "Iona, will you be my girlfriend?" Iona melotot mendengar pernyataan itu dari Farel. Iona kemudian melirik Arkan yang berdiri mematung disana. Apakah Arkan mendengarnya? "Gue suka sama lo dari sejak kita jadi maba. Gue bener-bener suka dan sayang sama lo. Dua setengah tahun gue pendam perasaan gue, yang sekarang berubah jadi cinta ke lo. Dan mungkin ini waktunya, Na untuk lo tau perasaan gue." Ucap Farel dengan suara lembut. "Gue ada rencana buat nikahin lo setelah gue mapan jadi dokter, tapi itu kelamaan dan gue takut lo diambil orang. Gue gak akan terima siapapun milikin lo selain gue. Maka dari itu, apa lo bersedia jadi pacar gue, Na?" Iona melirik Arkan lagi. Pria itu terlihat menahan amarah. Sementara Farel, sedang menunggu jawaban darinya. Iona bingung den

