63

1550 Kata

M a s C a p t a i n "Hai Iona." Ekspresi wajah Iona berubah datar. CK ELAH GANGGU AJA SIH! Siapa lagi orang yang membuat Iona badmood seketika kalau bukan Sharon. Dengan malas, Iona menghampiri Sharon. "Mau ngapain?" Tanya Iona to the point. Tanpa membuka pagar. "Mau jenguk Arkan. Dia lagi sakit kan?" Ucapnya. Iona diam. KOK DIA BISA TAU? "Bingung ya gimana aku bisa tau?" Sharon terkekeh. "Aku sempet ketemu Arkan waktu itu di pet shop, mukanya kelihatan pucat gitu. Oh ya, sekalian mau kasih kado pernikahan untuk kamu dan Arkan." Iona menatap sebuah paper bag yang ditenteng Sharon. "Maaf ya Shait--ehm Sharon, ini masih pagi. Kalo mau bertamu, silahkan dateng lagi kapan-kapan." "Kalo perlu gak usah sekalian!" Sambung Iona. "Aku mau jenguk Arkan." "Suami saya sehat, gak sakit.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN