M a s C a p t a i n -Kampus, 13.00 wib Kantin Seperti biasa, selesai kelas Iona bersama kedua sahabatnya duduk di kantin. Sudah tiga hari Iona belum memberitahukan kehamilannya kepada keluarga, terutama Arkan. Dikarenakan Iona sibuk mengurusi dokumen untuk magang. "Gak nyangka sebentar lagi punya keponakan." Ucap Cia berbisik. Thea mengangguk menyetujui ucapan Cia. "Semoga aja anaknya Iona mirip pak Arkan." Ucapnya kemudian. Iona mengerutkan dahinya, "dih, emang kenapa kalo mirip gue?" "Muka lo ngeselin." Ejek Thea dengan kekehan. Plak! Iona menabok lengan Thea, "yeuh apaan si lo!" "Lo udah cek pake testpack?" Bisik Cia. Iona hanya mengangguk sebagai jawaban. "Dua garis?" Ucap Cia. Iona mengangguk lagi. "Terus bonyok lo kapan pulang dari bisnis di Australia?" Ucap Cia ke

