“Pagi Del,” sapa Damar. “Eh... pagi juga Pak,” seru Adel. “Bagaimana kabarmu hari ini?” tanya Damar. “Alhamdulillah sudah jauh lebih baik,” ucap Adel. “Syukurlah, emm hari ini kamu ada jadwal sampai jam berapa?” tanya Damar. “Hanya dua mata kuliah, Pak. Emm, kenapa?” tanya Adel. “Pulangnya bisa kita bicara?” tanya Damar. “Itu...?” Adel terdiam sesaat. “Kenapa? Apa kamu ada acara?” tanya Damar. “Tidak ada sih Pak,” jawabnya. “Kalau begitu nanti selesai pelajaran, aku tunggu di halte dekat kampus.” “Kenapa menunggu di sana? Aku akan menunggumu di parkiran,” ucap Damar. “Tidak Pak, saya tidak ingin ada kabar atau gosip lagi tentang kita berdua. Sudah banyak teguran kepadaku dari para fansnya Bapak,” seru Adel nyengir. “Apa sih kamu, kenapa menganggap itu serius,” kekeh Damar. “Sa

