Episode 38

1311 Kata

Adel termenung di balkon kamarnya. Lagu yang di nyanyikan Raka tadi terus terngiang di kepalanya. Entah kenapa hatinya merasa tak nyaman mendengar semua itu. Itu seperti ungkapan perasaan dari Raka, bukan sebuah lirik lagu. “Apa yang sedang kamu pikirkan, Nak?” tanya Fram menyadarkan lamunan Adel. “Papa...” “Ingat apa yang di katakan oleh dokter Danu, bukan? Jangan banyak pikiran,” seru Fram. “Iya Papa, Adel hanya sedang menikmati angin malam saja,” seru Adel. “Del, Papa sudah berbicara dengan dokter Danu. Bagaimana kalau kita melakukan pengobatan ke singapura?” tanya Fram menatap ke arah Adel yang juga menatapnya. “Singapura?” tanya Adel yang di angguki Fram. Adel menatap nyalang ke depan. “Sebenarnya Adel merasa putus asa dan pasrah, Pa. Meski pergi ke singapura juga kalau akhir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN