“Adellllll.....” Adel terkekeh saat dirinya di sambut oleh sahabat-sahabatnya saat masuk ke dalam kelas. Mereka duduk di bangku mereka dengan penuh keceriaan. “Bagaimana kondisi lu, udah mendingan kan?” tanya Milla. “Alhamdulillah udah lebih baik,” seru Adel tersenyum. Raka hanya tersenyum kecil, wajah Adel terlihat sangat pucat dan jujur saja itu membuat Raka merasa takut juga khawatir. “Tangan lu kenapa, Ka?” tanya Dendi menyadarkan lamunan Raka. “Ah ini, gak apa-apa cuma kena pecahan gelas,” seru Raka tersenyum kecil. “Guys, gimana kalau pulang kuliah kita pergi ke tempat karaoke?” ajak Rinrin. “Lah, mau ngapain?” seru Jeta. “Ck, ya mau nyanyi lah masa iya mau b***k,” seru Rinrin. “Ck ucapan lu jorok,” seru Milla. “Iya abis si Jeta pertanyaannya aneh-aneh aja,” seru Rinrin.

