Selama ini Galandra tak pernah bertemu dengan papanya. Sewaktu orang tuanya berpisah Galandra masih sangat kecil, dan ingatan tentang sang papa hanya samar di otaknya. Valentine tahu apa yang di pikirkan Galandra saat ini. Ada raut takut di wajahnya, takut jika papanya akan berbuat seperti sang mama yang selalu ingin menyetir hidupnya. "Jangan berpikir terlalu jauh, mereka tak akan membahas hal yang aneh. Kamu tahu kan papaku seperti apa, dia hanya ingin bertemu. Mungkin membahas bisnis mereka, dan besok mereka akan makan siang di rumah orang tuaku!" Galandra semakin tak mengerti dengan apa yang terjadi. Valentine bicara seolah dia mengenal lama papanya. "Val, kamu kenal sama papaku?" tanya Galandra tiba tiba. Valentine terdiam, dia terlihat berpikir. Tapi kemudian tersenyum, tanga

