Sandra dan Arman begitu geram, keduanya sangat marah melihat tim dokter yang kembali bisa menyelamatkan Al, mereka tak lelahnya untuk kembali mencelakakan Al. “Banyak sekali rupanya nyawa anak itu”geram Arman. “Kita lihat saja setelah ini apa anak itu akan kembali selamat, aku sendiri yang akan turun tangan untuk menghabisinya” ucap Sandra penuh dendam. “Bagaimana caranya honey? Zein sudah menempatkan banyak bodyguard dan mata-mata di rumah sakit dan kita sudah tak bisa melakukan apa pun lagi” ucap Arman. “Kamu benar honey” ucap Sandra. “Ahaaa... aku tau apa yang harus kita lakukan” ucap Sandra yang tersenyum licik. “Apa?” tanya Arman. “Hana... target berikutnya, aku dengar dia tengah hamil anak kedua” ucap Sandra dengan senyum jahatnya. --- Hana menangis haru melihat begitu banyak

