Mendengar sang perawat suruhannya telah tertangkap anak buah Zein dan kini telah diserahkan pada polisi Sandra dan Arman pun bergegas lari sejauh mungkin agar tak tertangkap, keduanya meninggalkan perusahaan yang selama ini mereka kelola dan kini tanpa kepemimpinan keduanya perusahaan sudah berada diambang kehancuran. “Sialan bagaimana bisa perawat gila itu tertangkap” ucap Sandra Marah. “Ini semua salah kamu San, andai kamu gak mendendam pada Zein dan Hana kita gak akan seperti ini, aku cape terus bersembunyi dari polisi” geram Arman. “Kamu menyalahkanku?!” teriak Sandra marah. “Iya kamu yang salah dalam hal ini” ucap Arman. “Kamu juga salah, kamu yang punya rencana gila itu, jangan hanya bisa menyalahkanku” teriak Sandra. “Dan sekarang lihat akibatnya, perusahaan sudah diambang ke

