Secepat kilat, Natan memutar balik mobilnya, membuat Rendra dan Dirgo bingung. Ingin rasanya Dirgo berbicara, namun bibirnya tertutup saat Natan tiba-tiba menginjak rem. Cittt brakk.. "Tan, apa-apa sih" teriak Dirgo yang posisinya duduk di belakang namun kini maju ke depan di antara Natan dan Rendra. "Ah, pinggangku" lanjutnya lagi. "Tan, kamu nabrak ini" ucap Rendra yang tetap tenang. "Iya nih Ndra" jawab Natan sedikit khawatir. "Apa?" teriak Dirgo. "Biasa aja Go bilang apanya, yang ada kuping aku b***k lama-lama karena suara kamu" ucap Rendra. "Yaudah turun, tunggu apa lagi?" lanjut Rendra,namun Natan masih tetap pada duduknya. "Satu menit lagi kita gak keluar, maka kita akan di paksa keliar oleh masaa, kalian mau?" tanya Rendra, dengan cepat Dirgo menggelengkan kepalanya. Dengan

