Membosankan, Aya berulang kali melirik arloji di tangan kirinya. Berharap waktu cepat bergulir. Saat ini sudah lewat jam empat sore, dan arisan gank mamanya ini entah kapan akan berakhir. Apalagi saat ini, dia hanya bisa menjadi pendengar yang baik saja cerita para tante-tante. Hanya dirinya dan Lili yang tengah sibuk dengan ponsel masing-masing. Aya sibuk membuka marketplace, menurutnya cuci mata di online shopping sedikit bisa membuat stressnya mereda. Sedangkan Lili, sibuk berbalas chat dengan sang kekasih, dan tak kunjung dibalas lagi setelah dia meminta jemput. “Jadi gimana? rencananya kapan, Ver? jangan lupa lho, baju seragam buat kita.” Kali ini, tante yang menempati tempat duduk paling sudut yang bersuara, Wina namanya. Wanita paruh baya bernama Vera itu tertawa sambil menatap

