Belum ada titik terang bagaimana kelanjutan masalah yang mereka hadapi, belum ada jalan keluar yang pasti. Aya langsung terdiam saat mendengar penjelasan Biru. Tapi, apa mungkin mereka sama-sama dijebak? Tadi malam, Aya juga mengakui bahwa dia seperti kehilangan kendali. Entah itu pengaruh alkohol ataupun yang lainnya. Dia menggelengkan kepala saat merasa tak percaya, jika dua sahabatnya Reva dan Nania tega melakukan itu padanya, menjebaknya? tapi untuk apa? “Sekarang, saya keluar dari kamar ini, saya beri Ibu waktu setengah jam untuk bersiap-siap, setelahnya, kita kembali berbicara—“ “Mau bicara apalagi, Biru? lupakan aja kejadian ini. Kita anggap ini sebagai kesalahan, sekaligus dosa yang harus kita tanggung. Tapi biarkan hal ini nggak usah dibesar-besarkan. Saya malu… please, cukup h

