Zenon menarik paksa tangan Lexi untuk mengikutinya, dia tidak peduli dengan pemberontakan wanita ini. Zenon ingin menunjukkan bahwa bukan dia yang membawa Lexi ke dunia mimpi. Dia tidak mau dituduh tentang sesuatu yang tidak pernah dilakukannya. Lexi terus memukuli tangan Zenon yang begitu erat memegang pergelangannya. Apa yang mau ditunjukkan kepadanya? Karena menurut Lexi semua sudah terlihat jelas. Dia percaya kalau Zenon yang melakukan semuanya, dia percaya kalau semua ini adalah ulah Zenon. "Lepaskan tanganku!" Kali ini Lexi menarik tangannya kuat-kuat saat Zenon akan membuka pintu dapur untuk menuju halaman belakang. Tubuh Lexi terhuyung ke belakang hingga hampir saja pantatnya menyentuh lantai kalau Zenon tidak cepat merengkuh lengannya. Zenon langsung menegakkan tubuh Lexi. "Kau

