Delapan Belas

1695 Kata

Puasa pertama dan kerjaan menuntutku berdiri dalam sebuah Mall hingga jam 9 malam nanti. Super! Aku bersama Riska, freelancer yang dibawa Ola. Sissy duduk di dalam stand, dia yang akan mengajak para pembaca diskusi, konsultasi maupun memperkenalkan CRAP dan majalah yang akan terbit nanti. Mall yang berada di daerah Tangerang ini lumayan ramai dari sejak dibuka tadi. Sebentar lagi buka puasa, tumitku sudah protes meminta istirahat. Jika ada tambahan freelancer lagi, aku tidak harus berada disini sih. Sementara saja membantu Riska sekarang. Kalau Sissy tetap mendampingi untuk sesi tanya jawab dan lainnya hingga satu bulan ke depan. Mas Prima datang membawakan takjil dan makanan untuk berbuka. Di belakangnya kulihat Ola mengikuti, ada dia juga rupanya. Yang langsung mengambil tempat di sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN