Selama 4 hari ini, mati-matian aku menghindari mas Prima. Berusaha menyelesaikan pekerjaanku di luar kantor. Membuat janji temu lebih awal dengan klien dan meliput event tanpa setor muka ke kantor. Tapi tampaknya hari ini usahaku gagal, mas Prima pulang lebih cepat dari pertemuan di luar kantor yang kukira akan memakan waktu lama. Sejak insiden foto yang mas Prima share di i********:-nya, dia sama sekali tidak menghubungiku untuk hal pribadi. Kecuali mengenai pekerjaan dan itu di grup atau via email. Aku pun enggan berpura-pura baik-baik saja dengan menghubunginya duluan, seperti beberapa waktu sebelumnya. Kali ini, aku ingin (berharap) dia cukup peka dengan keterdiaman-ku. Tapi bagaikan mengharap Dollar jatuh jauh di bawah Rupiah, harapanku tidak (akan pernah) terwujud tampaknya. Dan Ka

