Kediaman Fatimah "Oalah, iki rumahnya." Perjalanan dua puluh menit, sampailah di depan pagar kuning bangunan sederhana berhalaman bunga-bunga mawar. Sofia mengirim pesan kepada Fatimah bahwa sudah sampai. Tak lama kemudian, wanita berbusana panjang merah disertai kerudung senada keluar dari pintu utama. Ia mengembangkan senyum. Pun, Sofia membalas senyum lebar. Hari ini, ternyata Fatimah libur mengajar karena ada temannya meminta bertukar hari. Fatimah membukakan pintu pagar. Sofia mengekori langkah si tuan rumah ke dalam. Tak lama kemudian, mereka berdua berdiri di teras. "Sof, ayuk, masuk!" ajak Fatimah sambil menunjukkan ruang tamu berisi sofa-sofa kecil. "Iya, Mbak Fat." Sofia menginjakkan kaki di ruangan mini berhiaskan buah-buahan dari bahan marmer. Lafaz-lafaz Quran lembut te

