EPILOG

1122 Kata

Satu tahun kemudian... Fabian mengeratkan pelukannya saat merasakan wanita dalam pelukannya bergerak gelisah. "Aku ada mata kuliah pagi." kata Elisa saat merasakan pelukan diperutnya mengerat. "Aku juga ada meeting pagi." lirih Fabian yang masih memejamkan matanya. Keduanya memang sudah resmi menikah dua bulan lalu, tidak lama setelah Fabian menyelesaikan studi S2nya dan kini bekerja di sebuah perusahaan. Acara saat itu lancar, tak ada kendala sedikitpun, yang sedikit menyusahkan Fabian hanya saat menghapal ijab kabul. Ia tidak menyangka bawa calon istrinya punya nama yang begitu panjang dan susah dihapal. Ia bahkan perlu mengurung diri di kamar kosan demi menghapal nama Elisa. Ia menjadi bulan-bulanan keluarganya yang juga terkejut saat mendengar nama panjang Elisa. Tapi akhirn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN