8. KECUALI ZHEN!

2673 Kata
Huang Jun Jie mulai menyadari kesalahan yang dia buat "Mohon maaf Yang Mulia, maksud saya . Kami memiliki sebuah hubungan persahabatan sejak kecil, bukan hubungan yang telah beredar luas" Semua orang bernapas lega setelah mendengar pernyataan dari Huang Jun Jie, akan tetapi Zhang Yuqi mengeluarkan mata tuduhan atas kecurigaannya. Jikalau keduanya benar gay dia sangat menyayangkan wajah-wajah tampan mereka. Di zaman modern jika mereka seorang aktor ataupun pembisnis muda atau-atau meski orang awam sekalipun pasti banyak Fans yang akan membuat Viral di medsos dengan Tagar 'patah hati masal' kemudian ia bergumam pelan sambil menatap Huang Jun jie dan Li Hong Yi bergantian "Ck. Putera mahkota tampan memang merepotkan!" Li Huang Jun yang mendengar gumaman Zhang Yuqi langsung berseru semangat "Ah kakak ipar kecil kamu menyukai Putera Mahkota tampan" Semua mata memandang Zhang Yuqi dengan mata aneh, bagaimana tidak posisi Zhang Yuqi sedang menghadap dan menatap Huang Jun Jie dengan khidmat, seperti gadis muda yang sedang memuja seorang pujangga hatinya, di sisi lain Li Hong Yi berwajah datar tanpa ekspresi seolah-olah semua orang tidak ada. Banyak yang hadir mulai berspekulasi aneh-aneh. Ini-ini maksudnya Putera Mahkota yang mana? Dari tatapannya? gadis buruk itu menyukai Putera Mahkota Jie! Ini tidak Mungkin! Perselingkuhan di depan Raja Yi!!! Mereka lebih takut terhadap temperamen Li Hong Yi dari pada kaisar. (Kaisar -_-) Zhang Yuqi yang mendengar seruan Li Huang Jun bertanya dengan bingung "Siapa yang putri ini sukai!" "Ah beberapa waktu lalu kamu mengatakan Putera Mahkota tampan!!" tatapan Li Huang Jun menuduh secara langsung dan jengkel, tapi matanya mengeluarkan kebingungan dan dia langsung bertanya dengan polos. "Tapi? Putera Mahkota yang mana?" Sedetik kemudian semua orang langsung menatap Zhang Yuqi penasaran, termasuk Li Hong Yi yang tak tersentuh sekali pun. Zhang Yuqi yang di tatap aneh, mengutuk sedalam-dalamnya LI HUANG JUN SIALAN!!! Zhang Yuqi menatap polos seolah-olah dia tidak tahu apa-apa, tapi karena orang-orang di zaman kuno memiliki tingkat kecurigaan yang besar akibat banyaknya peperangan, jadi mereka masih menatap Zhang Yuqi penasaran. Mata Zhang Yuqi menatap Kaisar memohon ampun, kaisar yang tahu arti tatapan Zhang Yuqi mengabaikan karena ini hiburan yang jarang terjadi di istana kekaisaran. Mata Zhang Yuqi beralih kepada Li Hong Yi, namun Li Hong Yi menatap dingin tepat dimatanya. Hingga akhirnya matanya menatap sesosok mata tegas namun ramah milik seorang pria matang, dan tanpa pemikiran panjang ia menjawab "Yang Mulia Mohon ijinkan puteri ini untuk menjawab. Saya mengagumi Putera Mahkota Jie karena kejujurannya, kemudian saya mengagumi Putera Mahkota Li akan kepandaian dan kekuatannya, tapi masalah siapa yang saya sukai ataupun tidak, untuk saat ini hanya ada satu orang di hati puteri ini. Yaitu Ayahanda tercinta yang sudah menjadi idola dan kekasih kecil saya sejak lahir" Sekali lagi semua orang menghela napas lega, masalahnya jika puteri mahkota terang-terangan mengatakan bahwa ia menyukai putera mahkota Huang Jun Jie maka tamatlah sudah reputasi Zhang Manor yang memiliki Puteri tak tahu malu seperti itu, tapi jikapun dia mengatakan bahwa dia menyukai Putera Mahkota Li, maka Puteri mahkota akan menjadi seorang yang mempermalukan dirinya sendiri dan menyedihkan sebagai seorang gadis, di kekaisaran siapa yang tidak tahu bahwa pernikahan keduanya karena dekrit kaisar almarhum dan putera mahkota Li juga lebih menyukai nona chen daripada isterinya sendiri. "Baiklah-baiklah mari kita lanjutkan perjamuan" Kaisar mengarahkan kembali pertemuan tersebut Zhang Yuqi melotot tajam kearah Li Huang Jun, namun yang di tatap langsung memperhatikan kaisar seolah-olah dia tidak melakukan kesalahan apapun. Setelah perjamuan selesai Zhang Yuqi dan Li Hong Yi berjalan bersama menuju kereta kuda untuk kembali. Di tengah perjalanan Zhang Yuqi merasa terkesima karena pohon-pohon gelap di terangi oleh kunang-kunang seolah-olah itu adalah sebuah bintang yang menyinari langit gelap. Di masa modern suasana seperti tenang, sejuk dan menjernihkan pikiran tersebut sangatlah langka kecuali masyarakat yang ada di pegunungan. Susana di sekitar sangat dingin dan ketika dia semakin dekat dengan Li Hong Yi itu berubah menjadi suram dan terpenjara, dia ingin berhenti mengambil bunga persik tapi perasaan terjerat seolah-olah mengikatnya erat, Zhang Yuqi membatin Kapan King of Ice ini pergi! Satu ide melintas di pikirannya. Tiba-tiba badannya terhuyung-huyung seolah-olah dia akan pingsan. Ye Li yang melihat tuannya kesakitan langsung berteriak "Ah puteri mahkota sakit! Puteri mahkota sakit!!" Beberapa pelayan membantu Zhang Yuqi, Li Hong Yi melihat ke belakang matanya langsung menatap Zhang Yuqi tajam. Zhang Yuqi yang di tatap demikian menjadi takut karena telah berbohong, namun nasi sudah menjadi bubur jadi dia segera berseru kesakitan "Yang mulia anda bisa pergi terlebih dahulu, puteri ini ingin beristirahat di gazebo sana" Sebelum Li Hong Yi menjawab, seorang pelayan wanita berlari dengan sangat terburu-buru mencegat jalan mereka. Kasim Su dengan tegas mengingatkan "Pelayan akhir-akhir ini sudah melupakan etiket kerajaan!" Segera dua penjaga langsung menghadang pelayan tersebut "Ampun putera mahkota. Nona Chen!! Nona Chen di serang! Hamba mohon yang mulia selamatkan Nona kami!!!" pelayan tersebut kowtow sambil mengetukkan kepalanya beberapa kali ke tanah, hingga keningnya menjadi memar dan berdarah. Zhang Yuqi menatap pelayan tersebut acuh tak acuh. Akhirnya si ular mendapatkan karma, Zhang Yuqi sedikit tidak menyukai Chen Rong bukan karena dia bersaing ingin mendapatkan Li Hong Yi, namun pertama dia sudah membuat Zhang Yuqi lama menderita dan yang paling utama dia sudah menggagalkan siasat bisnisnya kepada janda permaisuri, tapi sayang mungkin karma itu tidak akan terlalu menyakitkan karena es kutub di depannya akan berubah menjadi pahlawan dan menyelamatkan kecantikan sama seperti peristiwa di danau dulu, kemudian ekspresi Zhang Yuqi menjadi cerah dan tersenyum syukur Akhirnya aku bisa berjalan bebas!! Li Hong Yi tidak menjawab pelayan tersebut dan melanjutkan berjalan. Zhang Yuqi masih terdiam di belakang dan dia menghitung di dalam hatinya, itu bahwa Li Hong Yi akan pergi dalam hitungan ke-5 1 2 3 4 5 Ah mungkin dia terlalu cepat menghitung 1 2 3 ---- "Lindungi dia!" Li Hong Yi berseru dengan tajam, matanya menatap suasana sekitar. Kasim Su buru-buru berjalan kearah pengawal kekaisaran untuk penyelamatan Chen Rong, Pelayan wanita yang kowtow di bawah segera mengeluarkan seringaian meremehkan kearah Zhang Yuqi, namun Zhang Yuqi malah terlihat senang dan bercahaya. Yes! akhirnya dia pergi-dia pergi! Zhang Yuqi menegakkan badannya dan langsung berjalan pelan menuju gazebo di samping "Cepat-cepat yang mulia anda harus menyelamatkannya!!!!!" Zhang Yuqi seolah-olah panik "Ye Li ayo cepat bantu Putri sakit ini kesana" setelah ia berjalan menuju gazebo, ekspresi di wajahnya menjadi tersenyum sumringah Akhirnya-akhirnya dia bisa menikmati indahnya malam! Ye Li yang kebingungan melihat tingkah buru-buru Tuannya hanya mengikuti di belakang tanpa mau protes akan tetapi hatinya mendesah kecewa bahwa Putera Mahkota lebih memilih mengantarkan Nona Chen dari pada Puteri mahkota yang sedang kesakitan. Dia langsung berbisik kepada zhang Yuqi "Puteri maafkan hamba ini, anda harus bersabar" Ye Li terlihat sedih "Hey puteri ini tidak sakit!" Zhang Yuqi memutar bola matanya jengkel "Sungguh?" Ye Li masih tidak percaya dan dengan kesal Zhang Yuqi menjawab "Jika aku berbohong gantung saja kepalamu di pohon ginseng!" "Maafkan hamba yang mulia!" meski bingung dengan seruan tuannya Ye Li tetap meminta maaf. Pelayan-pelayan istana yang mengikuti keduanya tidak membagi 2 bagian antara zhang Yuqi dan Li Hong yi karena pada kenyataannya mereka merupakan pengawal Li Hong Yi dan Zhang Yuqi bukanlah Puteri yang di sukai jadi mereka tidak mau mengambil resiko atas kemarahan Putera Mahkota. "Kemana anda pergi kasim Su" Suara magnetis dan tajam membekukan suasana, Zhang Yuqi sudah tidak perduli karena masalah Chen Rong bukan urusannya. Kasim Su dan beberapa penjaga membeku di tengah jalan. "Yang mulia Kasim ini akan pergi melindungi nona Chen!" "Siapa yang memberi anda izin" "......." semua orang "Berhenti!" Suara Li Hong Yi semakin dingin dan itu langsung menusuk punggung Zhang Yuqi, namun sebelum Zhang Yuqi berbalik, tiba-tiba satu panah langsung melesat di samping telinganya. "Ah!" seluruh pelayan menjerit melihat panah yang hampir mengenai kepala Puteri Mahkota. Kasim Su mulai mengerti perintah Putera Mahkota dia berseru keras. "Lindungi Puteri Mahkota!" Zhang Yuqi berbalik, matanya mengeluarkan kilatan dingin Siapa yang berani menyerang dirinya! Panah kedua langsung menyerang menuju dirinya, namun dengan cepat Zhang Yuqi menghindar ke samping Heh! Ingin membunuhnya! Ingatlah wanita cantik ini belum mau mati! Tanpa diduga Li Hong Yi langsung menuju kearah dirinya dan membawanya terbang melintasi pepohonan dilain hal panah terus menerus menyerang, beberapa orang berbaju hitam seperti ninja terus mengejar mereka. Li Hong Yi dengan dingin mulai mengeluarkan suaranya "Ren! Kejar!" Seketika beberapa orang berpakaian putih menghadang dan melawan dengan gesit orang-orang yang berpakaian hitam. Zhang Yuqi masih syok, akan tetapi hatinya cemas dia mulai mencubit tangannya dan itu sakit kemudian dia mendengar jantung seseorang yang tenang, tanpa sengaja dia melihat keatas dan pandangannya langsung menuju kepada rahang tegas milik seseorang, bibir seksi, rambut putih mata tajam Eh siapa ini? Ini bukankah Li Hong Yi? Hingga akhirnya ia tersadar bahwa dia sedang di bawa terbang segera dia langsung memeluk Li Hong Yi erat, Li Hong Yi memiringkan bibirnya Heh takut? Tadi saja wanita ini terlihat tenang Zhang Yuqi melihat kebelakang punggung Li Hong Yi dan dia menyaksikan pertarungan sengit antara warna hitam dan putih diantara pepohonan. "Kita di serang!!!" ".....?" "Sungguh kita berperang!" "Heh! Takut!" "Tentu tidak yang mulia! Woahh saya tidak menyangka bahwa saya akan melihat peperangan secara langsung!" Li Hong Yi menatap Zhang Yuqi yang begitu bersemangat, bibirnya berkedut tersenyum. Wanita ini menarik Setelah sekian lama terbang melintasi pepohonan, akhirnya mereka berhenti di tengah hutan dimana Li Hong Yi dan Zhang Yuqi di tengah di sekeliling mereka, berdiri tegak orang-orang berpakaian Putih, sedangkan orang-orang berpakaian hitam bersiap menyerah pertahanan mereka. Li Hong Yi masih bersikap tenang seolah-olah ini bukanlah hal yang akan merenggut nyawanya, di satu sisi Zhang Yuqi masih berdiri linglung di samping Li Hong Yi. "Yang mulia maafkan kami karena menyerang anda, namun kami hanya menginginkan puteri mahkota dan tidak akan mengganggu bisnis anda yang mulia!" Orang Hitam mulai mengeluarkan suaranya, nadanya masih sopan tanpa meremehkan namun dari kata-katanya seolah-olah Zhang Yuqi bukan siapa-siapa. Zhang Yuqi keheranan dia masih bingung mengapa orang-orang ini menginginkannya "Jadi! Jadi yang kalian buru bukan dia tapi aku?" tanya Zhang Yuqi Syok, betapa banyak yang benci dirimu Zhang Yuqi!! Bagus! Bagus! "Anda memiliki apa untuk dapat memohon kepada Zhen?" Zhang Yuqi menatap Li Hong Yi aneh. Jadi dia akan menyerahkan dirinya jikalau ada hal yang pantas untuk di tukar! Kurang ajar! Tidakkah ada rasa sedikit untuk dirinya, untuk istrinya! Meh! Jangan berharap Tangan Zhang Yuqi mengepal namun dia masih berdiri dengan tenang tapi ternyata matanya sedang menghitung jumlah orang hitam yang harus dia bunuh, mereka berjumlah 17 orang. Biasanya dia akan membunuh brutal para penjahat hanya melalui game online saja, tapi sekarang cerita game itu ada di kehidupannya. Membunuh orang yang memiliki niat jahat kepada kita bukan dosa besarkan? Ay ay dia tahu bahwa itu sebuah dosa, namun dia belum ingin mati! "Kami memiliki nona Chen untuk di tukar!" "Silahkan,,, jika para penjaga Zhen mengizinkan" suara Li Hong Yi yang datar membuat orang-orang hitam mulai saling lirik Semudah itu? Mereka hanya tinggal menyerang lalu mendapatkan Puteri Mahkota? Ternyata rumor itu benar bahwa Puteri Mahkota tidak di sukai Iblis ini dan dia malah lebih memilih nona Chen. Sungguh menyedihkan kehidupan puteri mahkota. Seberapa burukkah wajahnya hingga Putera Mahkota membencinya dan bahkan mengabaikan nyawanya. Salah satu orang putih dengan rambut pendek memulai pertarungan, dari gaya dan sikapnya mungkin dia ketua orang-orang putih. Beberapa detik berikutnya Orang-orang hitam dan putih mulai saling serang, Zhang Yuqi melihat orang yang maju pertama Wanita cantik ini akan mengingat kebaikanmu! Kemudian di melihat Li Hong Yi yang acuh tak acuh atas kekacauan didepan matanya, dia akhirnya menjadi bingung "Anda tidak takut para penjaga anda musnah Yang Mulia?" Li Hong Yi menjawab dengan tersenyum meremehkan. Zhang Yuqi yang melihat tatapan meremehkan Li Hong Yi langsung mencela Dasar sombong! "Itu urusan mereka ingin melindungi mu atau tidak" jawab Li Hong Yi acuh tak acuh. Zhang Yuqi menatap Li Hong Yi lama, dari kata-katanya Li Hong Yi seperti menganggap mereka dekat, tapi makna kata-katanya sungguh menyakitkan. Jadi intinya jika mereka tidak menyerang pun tidak apa-apa, itu pilihan mereka yang mau melindunginya jadi mereka juga yang harus menanggung konsekwensinya. "Berarti jika mereka menyerah, Putri ini akan di serahkan?" tanya Zhang Yuqi panik, Li Hong Yi tidak menjawab itu seolah-olah membenarkan jawaban Zhang Yuqi. Zhang Yuqi mengangguk mengerti dia mulai mengamati keadaan. Sebenarnya dia tidak menyukai perasaan di buang seperti ini, seolah-olah kehidupannya bukan apa-apa Ah dia merindukan kehidupan modernnya, dimana dia masih seorang wanita ceria dan pastinya tidak ada pembunuhan keji di kehidupannya, dan yang paling penting dia tidak terjerat antara sepasang kekasih yang terpisah karena ke egoisan Zhang Yuqi lama. Baiklah jika tidak ada tempat bergantung, maka bergantunglah pada dirimu sendiri!! Dan ini juga saatnya menerapkan semua jurus di game online yang sering di mainkannya, hingga lupa makan, lupa mandi dan lupa istirahat. Orang-orang Putih banyak yang cedera, namun orang hitam masih bertarung tegak tanpa cedera, orang-orang putih memantau keadaan Li Hong Yi dan Zhang Yuqi dengan seksama, tiba-tiba tanpa diketahui oleh orang putih, dari kejauhan ada satu orang yang sedang membidikkan panahnya kepada Zhang Yuqi, Zhang Yuqi yang masih memperhatikan keadaan, tiba-tiba dia dengan cepat menyentuh rambutnya dan mengeluarkan pisau kecil, dia berseru keras kepada Li Hong Yi. Dia sudah tidak ingin bersikap manja terhadap Li Hong Yi, karena itu percuma Baiklah mulai sekarang kita orang asing Li Hong Yi! "Anda tahu, Putri ini sudah lama ingin melakukan ini di kehidupan nyata dan bukan hanya menjadi penikmat saja!" Pisau kecil melintasi kepala Li Hong Yi Gedebuk! Satu orang hitam diatas pohon langsung mati terjatuh dengan pisau kecil tepat di lehernya. Seluruh orang-orang berpakaian putih yang sedang bertempur melihat Zhang Yuqi dengan ngeri, pasalnya Zhang Yuqi berani mengacungkan pisaunya di atas kepala Li Hong Yi. Tanpa melihat keadaan di sekitarnya Zhang Yuqi menatap mata Li Hong Yi dengan senyuman cerah, namun nadanya terdengar dingin acuh tak acuh. "Jika saya mengatakan bahwa saya belum ingin mati! bagaimana? Jika itu demi Chen Rong maka lakukanlah Yang Mulia, tapi saya mohon di masa depan jangan seret nama Putri ini di dalam ke kacauan! Karena urusan anda tidak ada hubungannya dengan saya" dan agar dia bisa kembali ke kehidupan damainya. Namun Zhang Yuqi tidak menyebutkan kalimat terakhir. Segera dia melepaskan pedang di pinggang Li Hong Yi dan dengan khidmat mulai menyerang orang hitam yang berada di belakangnya. Gerakannya seperti pembunuh amatiran, namun semua jurus-jurus yang di keluarkan tepat pada sasaran. Orang berpakaian hitam mulai menyerang kearah rambutnya hingga ikatan di rambutnya terbuka dan mengalirlah rambut hitam panjang elegannya, seseorang di belakangnya menyerang kembali dan memotong rambut Zhang Yuqi hingga pendek sampai sepinggang! Zhang Yuqi semakin marah dan dia tanpa berbelas kasihan mulai menyerang dengan brutal, karena banyak gerakan dan dia mulai bersemangat, salah satu pedang milik musuh tidak sengaja merobek jilbab yang menutupi kepalanya hingga terlepas, semua orang yang melihat wajahnya terdiam tak berkutik sampai satu orang hitam berseru kaget "Kecantikan langk--!" Sebelum orang itu melanjutkan kata-katanya Li Hong Yi sudah membunuhnya dengan kejam dan tanpa permisi dia mulai berdiri di depan Zhang Yuqi. "Yang Mulia mohon awas, saya sedang bertarung!" Zhang Yuqi mendorong d**a Li Hong Yi menjauh, namun Li Hong Yi masih tidak bergerak dari tempatnya "Aduh jika anda ingin saya terbunuh! Jangan biarkan saya mati di tengah hutan seperti ini! Walaupun saya tidak di sukai tapi kuburkan saya di kuburan kekaisaran oke! Itu harus megah! Karena saya tetaplah Puteri Mahkota saat mati" Setelah Zhang Yuqi menyelesaikan kata-katanya dia terdiam, Li Hong Yi masih memperhatikan tingkahnya, hingga akhirnya Zhang Yuqi memegang kepalanya kesakitan Ada apa dengan kepalaku? "Ini menyakitkan" desah Zhang Yuqi pelan, sebelum dia terjatuh ketanah Li Hong Yi sudah memeluknya dan membawanya pergi. "Bereskan!" Ucap Li Hong Yi dingin dan tajam, seketika orang-orang hitam mulai mati terbunuh, lalu dengan acuh tak acuh Li Hong Yi bergumam pelan "Tidak ada yang boleh menyukaimu" "........." Zhang Yuqi samar-samar mendengar suara Li Hong Yi "Kecuali Zhen" Zhang Yuqi sudah memasuki kegelapan dan tidak mendengar jelas kata-kata dari Li Hong Yi tersebut. Dan disinilah para orang hitam mulai mengerti kata-kata yang di ucapkan oleh Li Hong Yi "Silahkan jika para penjaga Zhen mengizinkan" itu sama artinya Silahkan jika kamu berani menyerang Zhen! Iblis tetaplah iblis!! Dan juga mereka sekarang tidak akan percaya rumor! Karena pada kenyataannya Puteri Mahkota itu sangat cantik! Dan sangat sadis dalam membunuh! Mereka pantas di sebut sebagai Pasangan kegelapan diantara dunia dan neraka!!
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN