Hujan deras mengguyur jalan provinsi yang gelap menuju desa pinggiran, menciptakan suasana mencekam di bawah langit malam yang semakin kelam. Air hujan menggenang dan memantulkan bayangan dari lampu kendaraan yang melintas. Ban motor Rangga mencipratkan genangan air seolah menambah dramatis suasana, dan lampu belakang dari sebuah van hitam yang berada sekitar 200 meter di depannya tampak redup dan samar di tengah hujan. Udara malam yang dingin menusuk melalui jaket kulit yang dikenakannya, sementara liontin berbahan tulang yang menggantung di lehernya memberikan kehangatan yang aneh, seolah menjadi sebuah peringatan dari kehijauan hutan sekitar. Dalam sunyi, ia membisikkan pesan rahasia melalui radio berfrekuensi tinggi, suaranya bersaing dengan deru angin, "Rizal, van yang ditumpangi Wira
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


