Billy menghela napas. Ia tahu, Yasmin berbahaya. Namun daya tariknya sulit diabaikan. Di saat Yasmin mulai belajar menjadi pemimpin, ia juga menyusun skenario untuk tetap memegang kendali atas harta Reinaldi. Namun yang tidak Yasmin sadari, di balik layar, ada seorang investor diam-diam mengincar resort tersebut. Seorang pria cerdas yang tahu bahwa Yasmin belum siap untuk perang bisnis. Siang itu Yasmin duduk di ruang kerja Reinaldi yang kini menjadi ruangannya. Aroma parfum mahal yang dikenakannya memenuhi ruangan. Di depannya terbuka berbagai berkas kontrak dan laporan keuangan yang terlihat rumit. Ia mengerutkan dahi. Berkali-kali mencoba membaca, namun tetap tak bisa memahami istilah-istilah bisnis dan angka-angka rumit yang tersusun di sana. Dengan nada frustasi, Yasmin menekan be

