"Selamat pagi, Luca." Sebuah sapaan hangat menyambut kemunculan Luca yang baru bangun setelah pesta semalam. Dia tampak rapi dengan pakaian kasual. Mengingat ini hari libur, jadi dia bisa beristirahat atau melatih tubuhnya. Sayangnya, pagi ini Luca agak terganggu dengan sapaan selamat pagi dari Zara. Dia melihat gadis itu tersenyum begitu cerah. Mungkin efek semalam. Zara terlihat senang dan murung seperti biasanya. Ada sebagian dalam dirinya yang merasa senang, tapi sebagian lainnya kesal. Apalagi mengingat apa yang dilakukan Zara dengan Austin. Tidak, dia tidak cemburu. Sama sekali tidak. Dia hanya khawatir sikap Zara yang terlalu akrab dengan Austin membuat orang-orang berspekulasi tidak baik tentangnya. Luca mendengkus memikirkan itu. Dia memalingkan muka tanpa mau menjawab sapaan

